Pages

Subscribe:
Showing posts with label karbohidrat. Show all posts
Showing posts with label karbohidrat. Show all posts

Sunday, January 13, 2013

Memilih Buah Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes

Buah Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes


Diabetes mungkin sudah dikenal sebagai salah satu penyakit membahayakan oleh kita. Kali ini Perpustakaan Kesehatan mencoba memberi tips memilih buah bagi penderita diabetes. Buah merupakan salah satu konsumsi yang diperlukan bagi penderita Diabetes karena ada banyak makanan yang menjadi pantangan dan ditakutkan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Bahkan untuk nasi pun jangan sampai menakarnya sembarangan karena dalam nasi terdapat kandungan gula yang bisa menjadi pemicu meningkatnya kadar gula dalam darah. Selain nasi, semua makanan dengan rasa yang manis tentu menjadi pantangan tersendiri. Untuk penderita diabetes makanan manis sangatlah berbahaya.

Sebetulnya yang harus dilakukan bukan persoalan makan apa tapi bagaimana memulai hidup sehat untuk kembali menyehatkan tubuh. Beberapa pola makan yang sehat dapat dilakukan dengan salah satunya adalah dengan memperbanyak makan sayur dan buah. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang adalah salah satu cara untuk hidup sehat. Konsumsi karbohidrat, sayur, buah, sumber protein dan air yang cukup akan menunjang tubuh untuk melakukan metabolisme seoptimal mungkin.

Jika buah-buahan sangat menyehatkan bagi si tubuh normal, berbeda dengan si diabetes. Buah bisa menjadi pencetus tingginya kadar gula dalam darah. Penderita diabetes memiliki kadar gula darah yang tinggi yang menyebabkan tubuhnya tidak dapat menyerap makanan dengan baik karena tidak bekerjanya insulin. Terutama dalam konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan buah-buahan yang mengandung gula.

Cara Memilih Buah Yang Cocok Untuk Penderita Diabetes 


Buah-buahan tentunya mengandung vitamin, mineral dan serat yang berbeda antara satu buah dengan buah yang lain. Memilih buah bagi penderita diabetes hendaknya yang mengandung glisemik rendah dan gulanya berupa fruktosa. Fruktosa memiliki kelebihan dapat dengan mudah diserap tubuh tetapi tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara drastis. Fruktosa pun tidak memerlukan insulin dalam penyerapannya ke sel darah. Selain itu mengonsumsi buah yang mengandung glukosa pun tidak mengapa asalkan porsinya dalam jumlah kecil.

Hal ini yang menjadi acuan dalam memilih buah yang cocok untuk penderita diabetes. Adapun buah yang baik dikonsumsi penderita diabetes adalah semangka, pear, strawberry, plum, pepaya, jambu, kiwi, lemon, orange dan apel.

Dalam memilih buah yang cocok untuk penderita diabetes berarti harus mengetahui pula jenis buah yang hendaknya dihindari. Yaitu mangga, pisang, dan persik. Di samping itu sebaiknya mengonsumsi buah dalam keadaan segar, sebisa mungkin tidak dibuat jus agar serat masih dalam kondisi utuh dan memberi manfaat. Buah yang kaya serat aman bagi penderita diabetes karena mengandung glisemik rendah sehingga tidak menimbulkan lonjakan kadar gula darah. Serat akan menunda pengosongan pada lambung sehingga aliran ke usus kecil pun dapat ditunda pula. Hal ini akan memperlambat proses penyerapan gula ke dalam aliran darah. Contoh buah dengan serat tinggi adalah apel, apricot, blueberry, kiwi, delima, strawberry, raspberry, dan alpukat.

Perpustakaan Kesehatan
readmore »»  

Friday, January 4, 2013

Jenis Vitamin B


Vitamin B adalah kelompok vitamin yang larut air dan memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Vitamin B pernah dianggap sebagai vitamin tunggal. Kemudian penelitian menunjukkan bahwa mereka adalah vitamin kimia yang berbeda yang sering hidup berdampingan dalam makanan yang sama.

Vitamin B mempunyai 8 jenis, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Kekurangan vitamin ini bisa mengalami bermacam-macam penyakit. Salah satu contoh yang sudah kerap kita lihat adalah penyakit beri-beri. Oleh karena itu berbagai banyak multivitamin yang ada menyertakan variasi beberapa jenis vitamin B di dalamnya. Secara umum, suplemen yang mengandung semua delapan tipenya disebut sebagai vitamin B kompleks. Individu suplemen vitamin B disebut dengan nama spesifik dari setiap vitamin.

Jenis-jenis Vitamin B 

macam-macam-vitamin-b

Berikut ini penjelasan dari Perpustakaan Kesehatan menyangkut jenis vitamin B.

  • Vitamin B1 (Tiamin)
    Fungsi: Mengubah zat karbohidrat dalam makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,2 mg; Wanita hamil dan menyusui 1,4 mg.
    Sumber: Nasi, roti, sereal, tepung terigu, makanan laut seperti udang, kepiting atau kerang.
  • Vitamin B2 (Riboflavin)
    Fungsi: Menjaga kesehatan mata dan kulit.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,3 mg; Wanita menyusui 1,6 mg.
    Sumber: Susu, keju, ayam, brokoli, bayam, jamur. 
  • Vitamin B3 (Niasin)
    Fungsi: Untuk kesehatan kulit, meningkatkan nafsu makan, melancarkan sistem pencernaan dan membantu mengubah makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 14 mg; Pria 16 mg; Wanita hamil 18 mg; Wanita menyusui 17 mg.
    Sumber: Padi-padian, kacang-kacangan, daging sapi, jamur.
  • Vitamin B5 (Pantothenic Acid)
    Fungsi: sama halnya dengan jenis vitamin B lainnya, vitamin B5 berfungsi sebagai proses pemecahan lemak, protein, karbohidrat menjadi energi. Manfaat lainnya adalah untuk pembentukan sel darah merah dan membuat vitamin D.
    Kebutuhan: Wanita 4 mg; Pria 6 mg; Wanita hamil 5 mg; Wanita menyusui 6 mg.
    Sumber: Ayam, ikan sarden, alpukat, semangka.
  • Vitamin B6 (Piridoksin)
    Fungsi: digunakan dalam proses asam amino dan lemak.
    Kebutuhan: Wanita 1,3 mg; Pria 1,3 mg; Wanita hamil 1,9 mg; Wanita menyusui 2 mg. Kebanyakan konsumsi vitamin B6 dengan konsumsi lebih dari 50 mg per hari dapat menyebabkan kerusakan saraf secara permanen.
    Sumber: Daging unggas, ikan, sapi, kentang, tomat, pisang, buah yang berwarna ungu dan sayuran hijau.
  • Vitamin B7 (Biotin)
    Fungsi: Membantu proses pemecahan lemak, protein menjadi energi yang akan digunakan oleh tubuh.
    Kebutuhan: Wanita 25 mkg; Pria 30 mkg; Wanita hamil 30 mkg; Wanita menyusui 35 mkg.
    Sumber: Daging ikan salmon, telur, susu, sereal, pisang dan kacang tanah.
  • Vitamin B9 (Folat)
    Fungsi: Bertugas agar sel-sel pada tubuh berkembang dengan benar, membentuk sel darah merah dan mencegah kerusakan saraf pada janin.
    Kebutuhan: Wanita 400 mkg; Pria 400 mkg; Wanita hamil 600 mkg; Wanita menyusui 500 mkg. Vitamin B12 yang berlebihan akan menyebabkan kekurangan vitamin B12.
    Sumber: Susu dan produk olahan susu, hati, melon dan sayuran berdaun hijau.
  • Vitamin B12 (Kobalamin)
    Fungsi: Mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi, menjaga sel darah merah tetap sehat, melindungi sel saraf, mencegah penyakit jantung, dan mencegah penyusutan otak yang dapat menyebabkan daya ingat menurun.
    Kebutuhan: Wanita 2,4 mkg; Pria 2,4 mkg; Wanita hamil 2,6 mkg; Wanita menyusui 2,8 mkg.
    Sumber: Daging sapi, daging ikan, hati, telur, susu, kedelai dan rumput laut. 
Perpustakaan Kesehatan

readmore »»