Pages

Subscribe:
Showing posts with label metabolisme. Show all posts
Showing posts with label metabolisme. Show all posts

Sunday, January 13, 2013

Olahraga Yang Ideal Untuk Penderita Diabetes

Olahraga Yang Ideal Untuk Penderita Diabetes


Diabetes adalah penyakit yang paling populer dikalangan masyarakat yang disebabkan oleh makanan. Penyakit ini sukar dikendalikan jika pola makan kurang sehat terus dilakukan bahkan bisa menjadi penyakit turun menurun. Diabetes merupakan penyakit yang diakibatkan meningkatnya kadar gula dalam darah karena hormone insulin tidak ada atau ada tapi tidak mampu mengubah glukosa dalam darah ke dalam sel. Sehingga dalam darah terjadi penumpukan glukosa. Gejala diabetes yang sering ditemui adalah keinginan untuk minum secara terus-menerus, menurunnya berat badan. Dan volume buang air kecil yang lebih sering.

Salah satu cara meningkatkan efisiensi insulin maka dianjurkan untuk olahraga. Karena salah satu bagian pola hidup sehat dan bugar adalah olahraga yang dilakukan secara konsisten. Sehingga olahraga menjadi salah satu cara terapi kesehatan bagi penderita diabetes. Hal yang perlu diperhatikan sebelum berolahraga sebaiknya memakai sepatu yang nyaman. Karena hal ini untuk melindungi kaki anda dari benda tajam yang dapat membuat kaki terluka. Kadar glukosa darah yang tinggi pada penderita penyakit diabetes dapat membuat berkumpulnya virus dan bakteri yang mengakibatkan luka susah untuk disembuhkan bahkan kerap terjadi pilihan untuk diamputasi dalam kasus seperti ini

Jenis Olah Raga Yang Ideal Untuk Penderita Diabetes 


Jenis olahraga ideal untuk penderita diabetes versi Perpustakaan Kesehatan, antara lain :

1. Senam aerobik
2. Berjalan
3. Berenang
4. Bersepeda

Akan lebih baik jika anda melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Karena kondisi masing-masing penderita diabetes tidaklah sama.Olah raga dapat meningkatkan metabolisme sel untuk menyerap dan menyimpan glukosa darah. Sehingga tidak menimbulkan penumpukan glukosa dalam darah. Sirkulasi darah akan menjadi lancar selain itu olahraga akan mengurangi strees yang menjadi pemicu meningkatnya glukosa dalam darah.

Perpustakaan Kesehatan
readmore »»  

Friday, January 4, 2013

Jenis Vitamin B


Vitamin B adalah kelompok vitamin yang larut air dan memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Vitamin B pernah dianggap sebagai vitamin tunggal. Kemudian penelitian menunjukkan bahwa mereka adalah vitamin kimia yang berbeda yang sering hidup berdampingan dalam makanan yang sama.

Vitamin B mempunyai 8 jenis, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Kekurangan vitamin ini bisa mengalami bermacam-macam penyakit. Salah satu contoh yang sudah kerap kita lihat adalah penyakit beri-beri. Oleh karena itu berbagai banyak multivitamin yang ada menyertakan variasi beberapa jenis vitamin B di dalamnya. Secara umum, suplemen yang mengandung semua delapan tipenya disebut sebagai vitamin B kompleks. Individu suplemen vitamin B disebut dengan nama spesifik dari setiap vitamin.

Jenis-jenis Vitamin B 

macam-macam-vitamin-b

Berikut ini penjelasan dari Perpustakaan Kesehatan menyangkut jenis vitamin B.

  • Vitamin B1 (Tiamin)
    Fungsi: Mengubah zat karbohidrat dalam makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,2 mg; Wanita hamil dan menyusui 1,4 mg.
    Sumber: Nasi, roti, sereal, tepung terigu, makanan laut seperti udang, kepiting atau kerang.
  • Vitamin B2 (Riboflavin)
    Fungsi: Menjaga kesehatan mata dan kulit.
    Kebutuhan: Wanita 1,1 mg; Pria 1,3 mg; Wanita menyusui 1,6 mg.
    Sumber: Susu, keju, ayam, brokoli, bayam, jamur. 
  • Vitamin B3 (Niasin)
    Fungsi: Untuk kesehatan kulit, meningkatkan nafsu makan, melancarkan sistem pencernaan dan membantu mengubah makanan menjadi energi.
    Kebutuhan: Wanita 14 mg; Pria 16 mg; Wanita hamil 18 mg; Wanita menyusui 17 mg.
    Sumber: Padi-padian, kacang-kacangan, daging sapi, jamur.
  • Vitamin B5 (Pantothenic Acid)
    Fungsi: sama halnya dengan jenis vitamin B lainnya, vitamin B5 berfungsi sebagai proses pemecahan lemak, protein, karbohidrat menjadi energi. Manfaat lainnya adalah untuk pembentukan sel darah merah dan membuat vitamin D.
    Kebutuhan: Wanita 4 mg; Pria 6 mg; Wanita hamil 5 mg; Wanita menyusui 6 mg.
    Sumber: Ayam, ikan sarden, alpukat, semangka.
  • Vitamin B6 (Piridoksin)
    Fungsi: digunakan dalam proses asam amino dan lemak.
    Kebutuhan: Wanita 1,3 mg; Pria 1,3 mg; Wanita hamil 1,9 mg; Wanita menyusui 2 mg. Kebanyakan konsumsi vitamin B6 dengan konsumsi lebih dari 50 mg per hari dapat menyebabkan kerusakan saraf secara permanen.
    Sumber: Daging unggas, ikan, sapi, kentang, tomat, pisang, buah yang berwarna ungu dan sayuran hijau.
  • Vitamin B7 (Biotin)
    Fungsi: Membantu proses pemecahan lemak, protein menjadi energi yang akan digunakan oleh tubuh.
    Kebutuhan: Wanita 25 mkg; Pria 30 mkg; Wanita hamil 30 mkg; Wanita menyusui 35 mkg.
    Sumber: Daging ikan salmon, telur, susu, sereal, pisang dan kacang tanah.
  • Vitamin B9 (Folat)
    Fungsi: Bertugas agar sel-sel pada tubuh berkembang dengan benar, membentuk sel darah merah dan mencegah kerusakan saraf pada janin.
    Kebutuhan: Wanita 400 mkg; Pria 400 mkg; Wanita hamil 600 mkg; Wanita menyusui 500 mkg. Vitamin B12 yang berlebihan akan menyebabkan kekurangan vitamin B12.
    Sumber: Susu dan produk olahan susu, hati, melon dan sayuran berdaun hijau.
  • Vitamin B12 (Kobalamin)
    Fungsi: Mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi, menjaga sel darah merah tetap sehat, melindungi sel saraf, mencegah penyakit jantung, dan mencegah penyusutan otak yang dapat menyebabkan daya ingat menurun.
    Kebutuhan: Wanita 2,4 mkg; Pria 2,4 mkg; Wanita hamil 2,6 mkg; Wanita menyusui 2,8 mkg.
    Sumber: Daging sapi, daging ikan, hati, telur, susu, kedelai dan rumput laut. 
Perpustakaan Kesehatan

readmore »»  

Saturday, December 22, 2012

5 Aktivitas Pemicu Diabetes

Aktivitas Penyebab Diabetes

Diabetes Militus yang kerap dikenal dengan istilah kencing manis ini diambil dari bahasa Yunani yang secara harfiah diabetes berarti terus mengalir, maksudnya adalah air dalam tubuh yang terus mengalir keluar alias sering buang air kecil. Sedangkan Militus berarti madu atau manis. Jadi Diabetes Militus dapat dikonotasikan dengan air urine yang rasanya manis semanis madu.

Diabetes adalah suatu sindrom kekacauan metabolisme tubuh yang disebabkan karena unsur keturunan maupun lingkungan. Diabetes merupakan penyakit kronis yang paling banyak ditemukan di era ini. Pada tahun 2000 saja, menurut penelitian yang dilakukan oleh WHO mengatakan bahwa kira-kira 2,1% penduduk dunia menderita diabetes. Dan penduduk Indonesia yang menderita Diabetes menduduki peringkat keempat dengan jumlah penderita sebanyak 8,4 juta penduduk setelah India, China, dan Amerika Serikat. Berikut ini Perpustakaan Kesehatan akan memberitahukan 5 aktivitas penyebab Diabetes

1. Kurang Tidur 


Ternyata kualitas tidur juga dapat mempengaruhi metabolisme tubuh! Hal itu diperkuat dengan riset yang dilakukan oleh para ahli dari University of Chicago. Para ahli mengungkapkan jika tubuh kurang tidur selama tiga hari berturut-turut dapat membuat kemampuan tubuh dalam memproses glukosa jadi menurun drastis, jadi itu artinya resiko terserang Diabetes akan meningkat.

 2. Malas Beraktifitas Fisik 


WHO mengatakan bahwa jumlah penderita Diabetes di negara-negara di Asia akan naik hingga 90% dalam kurun waktu 20 tahun ke depan. Penyebabnya adalah mayoritas penduduk Asia lebih memilih naik motor ketimbang bersepeda. WHO menyimpulkan bahwa mereka yang sedikit melakukan aktifitas fisik mempunya resiko obesitas yang lebih tinggi dibanding mereka yang banyak melakukan aktivitas fisik misalnya bersepeda, berjalan kaki atau aktivitas lainnya.

 3. Sering Stres 


Jika kita sering merasa stress maka tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol. Tubuh kita sudah dirancang demikian rupa dengan tujuan yang baik. Namun, jika kadar gula terus menerus dipicu naik gara-gara stress yang berkepanjangan tanpa jalan keluar itu sama saja bunuh diri secara perlahan.

4. Kecanduan Rokok Dan Takut Kulit Menjadi Hitam


Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita membuktikan bahwa resiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Selain itu, Jurnal Perpustakaan Kesehatan menyatakan bahwa wanita dengan asupan vitamin D dan kalsium tinggi berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Ternyata selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik didapat dari paparan sinar matahari di pagi hari. Dengan membiasakan 20 menit terkena paparan sinar matahari dapat membuat kita tidak rentan terkena diabetes. jadi disarankan agar kita tidak terlalu takut akan hitam agar kulit kita bisa menjadi tameng bagi kekebalan tubuh pada penyakit diabetes ini sendiri.

Perpustakaan Kesehatan
readmore »»